Waktu itu saya
mengikuti kegiatan kunjungan ke beberapa Museum bersama teman-teman dari
OMIP-Liberty (salah satu Organisasi Ilmu Perpustakaan di UIN). Kegiatan ini
diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta. Kunjungan ini gratis
tidak dipungut biaya apapun. Biaya kunjungan sudah ditanggung oleh Dinas
Kebudayaan itu sendiri. Malah, Dinas Kebudayaan menyediakan dua bus khusus
untuk kunjungan ke Museum yang masing-masing bus berkapasitas 25 orang. Dari
informasi yang saya dapatkan, untuk mendatangkan
dua bus tersebut menelan anggaran sebesar Rp 600 juta, diambilkan dari APBD
perubahan DIY 2012. Jadi
sebelumnya sekolah maupun kampus harus mendaftar terlebih dahulu ke Dinas
Kebudayaan untuk dapat menikmati kunjungan ini secara cuma-cuma. Tidak hanya
itu, kita juga mendapat makan dan snack gratis. Ditambah lagi kita mendapatkan
souvenir berupa Pin bertuliskan Wajib Kunjungan Museum. Lumayan untuk
kenang-kenangan. J
Museum yang kita
kunjungi pada waktu itu ada 3 tempat, Museum Ullen Sentalu, Museum Gunung Api
Merapi, dan yang terakhir Monumen Jogja Kembali. Ini baru pertama kalinya saya
pergi ke Museum Ullen Sentalu dan Museum Api Merapi.
1. Ullen
Sentalu
Museum ini
terletak di daerah Pakem, Kaliurang, Kabupaten Sleman. Di museum ini udara sangat sejuk
dan nyaman. Museum ini menampilkan budaya dan kehidupan
para bangsawan Dinasti Mataram Kasultanan Surakarta, Kasultanan Yogyakarta,
Praja Mangkunegaran, dan Kadipaten Pakualaman. Disana terdapat juga berbagai macam koleksi batik, gaya Yogyakarta maupun Surakarta.
Di
museum ini kita akan dipandu oleh mbak-mbak petugas yang ada disana. Kita akan
dijelaskan secara detail mengenai isi museum oleh mbak pemandu. Di museum ini
tidak terdapat data atau informasi terkait dengan isi museum itu sendiri. Jadi kita
hanya bisa mendapatkan informasi dari petugas pemandu yang ada disana. Di
museum ini kita dilarang keras memfoto atau merekam isi dari museum itu
sendiri. Tetapi, disana kita telah disediakan tempat khusus untuk berfoto-foto.
2.
Museum Gunung Api Merapi
Museum
ini terletak di jalan Boyong, Dusun Banteng, Desa Harjobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Museum ini
memiliki lahan parkir yang cukup luas. Di museum ini banyak yang kita dapat
tentang Gunung Api. Misalnya proses terjadinya meletus, kejadian gunung meletus
dari tahun ke tahun, macam-macam bentuk letusan, dan lain sebagainya. Ada juga
koleksi batu-batu hasil letusan gunung merapi. Di bagian pintu masuk, kita
telah disuguhkan oleh replika gunung Merapi yang dapat mempraktekkan keluarnya
lahar melewati daerah mana saja dari tahun ke tahun pada saat meletus. Di
museum ini kita juaga disuguhkan menonton film tentang gunung Api. Disni kita
diperbolehkan sepuasnya berfoto-foto.
3.
Monumen Jogja
Kembali
Monumen ini
berisikan sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Museum ini dikelola
oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Monumen ini berisikan berbagai
replika cerita tentang perjuangan bangsa Indonesia pada saat itu. Ada juga
berbagai macam senjata yang pernah digunakan bangsa Indonesia pada saat itu. Di
monumen ini juga terdapat perpustakaan kecil. Disini kita diperbolehkan
berfoto-foto juga. Saya dan teman-teaman yang lain juga disuguhkan menonton
film pendek terkait dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Setelah berjam-jam mengunjungi museum, akhirnya kita pulang kembali
ke Kampus tercinta UIN Sunan Kalijaga. Sekian dari saya......
Terima
Kasih........ J J