Jumat, 18 Desember 2015

StandUp Comedy?? -_-

Cek..Cek.. Cerita sedikit.. Saya ditunjuk oleh teman saya dalam sebuah acara mini talk show untuk mengisi hiburan di acara tersebut. Saya disuruh untuk menampilkan StandUp Comedy. Jujur ini pertama kalinya buat saya. Saya menerima permintaan teman saya karena saya cukp dekat dengan teman saya ini, itung-itung amal laah... Saya bingung mau nyusun materi seperti apa?? Ditambah tamu undangannya beberapa dosen UIN Suka.... AAaaaaaa...!! yaa sudahlah, saya hadapi saja dengan tenang. Langsung aja ke materi saya ini.. Ketentuannya, Kalo nggak lucu.. ketawa, klo lucu jangan ditahan ketawanya...

Pustakawan di Indonesia, itu masih di pandang sebelah mata (menutup satu mata). Sampai-sampai virus ini menular ke adik saya. Pernah sedikit cerita, saya dari pulang kuliah, malam sekitar jam stengah 7-an. Setelah ganti baju, saya duduk di ruang tamu sambil membaca buku..Itu posisinya ada bapak saya juga lagi duduk.. tiba-tiba adik saya dateng dan menanyakan saya, Azka Cita-cita jadi Apa? Wtf! jujur saya agak gimana gitu rasanya, bukan profesinya yang saya permasalahkan, tapi ada bapak saya disitu. Tanpa pikir panjang saya membisikkan ke adik saya biar tidak kedengar oleh bapak saya. Pustakawan! lalu adik saya bilang dengan keras apa?Pustakawan? aaa.. Pustakawan...Pustakawan... kesannya ngeledek.
Saya punya temen namanya disensor. Yak, itu dia sering menuliskan pesan yang tata bahasanya itu salah..kata yang ada huruf "Y" nya itu dia ganti jadi "Z". Misalnya gini, "Aku izinin Zaa.. kehujanan. Terus pernah lagi.. Katanya mau kerumahmu Zaa... Bukan apapa-apa. Takutnya itu terbawa pada saat acara ijab qabul. "Sazaa terima nikah nZaa... kan jadi tidak sah nikahnya...
Terus sazaa punya juga, aduhh.. jadi ketularan lagi.. Iyaa saya punya temen kalo diajak ngomong itu susah, sampai-sampai ngomongnya itu harus pakai bahasa isyarat.. (I Love U)
Ada yang punya Ibu?? 
Saya punya ibu.. ibu saya sudah berkepala 5 (5 kepala)
Ada yang punya pacar/pacara disini? (interaksi)
Saya mau ngomongin masalah jobmlo. Saya masih bingung tentang batasan waktu jomblo. Kayak pertanyaan kamu jomblo berapa tahun? aku udah satu tahun jomblo kan aneh. dari mana ngitungnya? kan kasihan yang belum pernah pernah pacaran sama sekali. misal ditanya "Udah jomblo berapa tahun? jawabnya gimana? kan kasihan. masak jawabnya jomblo dari lahir...
Saya akan membongkar aib cowok ketika sedang pipis. Cowok kalo pipis itu tidak hanya, buka celana, terus keluar, siram udah. tidak gitu. ada tambahan gerakan disitu. dirahasiakan

sekian...




OMIP-Liberty

Hi! Postingan kali ini tidak jauh dari Jurusan Ilmu Perpustakaan. Saya akan menceritakan organisasi saya yang ada di UIN SuKa. Ilmu Perpustakaan. Di perkuliahan biasanya ada Jurusan ada, Organisasi. Begitu juga dengan Ilmu Perpustakaan. Yang saya ceritakan disini OMIP-Liberty. Namanya itu tersusun dari beberapa kata dan di satukan menjadi singkat dan menjadi OMIP-Liberty.
Organisasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan (OMIP). Untuk Libertynya sihh... saya kurang tau. Yang jelas Liberty itu singkatan dari kumpulan kata-kata bahasa inggris yang dipadukan menjadi suatu makna, namun pola kata yang dibuat tidak sesuai dengan aturan pola kalimat dalam bahasa inggris... :D :D Dan makanya disingkat menjadi Liberty...

Organisasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Liberty (OMIP  Liberty) adalah organisasi yang bergerak di bidang perpustakaan yang bertujuan untuk memajukan jurusan Ilmu Perpustakaan. OMIP Liberty merupakan organisasi independen yang  mandiri dan tidak terikat dengan pihak manapun. Organisasi ini lahir sebagai wadah untuk menyalurkan kreatifitas mahasiswa Ilmu perpustakaan UIN Sunan Kalijaga.
Banyak kegiatan terkait dengan ilmu perpustakaan yang dilakukan disini. Ini akan membantu kita sebagai anggota dalam proses pembelajaran Ilmu Perpustakaan kedepannya. Kira-kira setiap 2 minggu sekali kita ada kontrak dengan berbagai perpustakaan/taman bacaan di berbagai tempat. Kegiatannya yaitu mengolah suatu perpustakaan/taman bacaan sehingga menjadi teratur dan tersusun secara baik perpustakaan tersebut. Selain itu masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang ada didalamnya. OMIP-Liberty dibagi menjadi beberapa divisi untuk menjalankan tugasnya. Ada divisi Kepustakawanan (pembelajaran tentang Pustakawan),
Liberty mempunyai empat divisi:

1. FORKIP (Forum Kajian Ilmu Perpustakaan)
Mempunyai tugas atau fungsi mengadakan kegiatan kahian pembelajaran matakuliah, terutama untuk mahasiswa yang tidak paham dengan mata kuliah tertentu, bisa belajar bersama FORKIP

2. KECAPI (Kertas Coretan Anak Perpustakaan dan Informasi)
Menerbitkan bulletin berisi informasi tentang dunia perpustakaan
3. KEPUSTAKAWANAN
Bagian job-job lowongan pengolahan perpustakaan
4. KEWIRAUSAHAAN
Karena Liberty organisasi yang berdiri sendiri, kewirausahaan berfungsi guna mencari dana. Anggotanya pun cukup banyak.
Kita juga selalu mengikuti acara-acara penting terkait dengan Perpustakaan yang ada di Kota Jogja. 

http://uin-suka.ac.id/

Kuliah?

Ngomongin soal kuliah. Sebelum masuk kuliah, banyak orang menginginkan proses kuliah yang baik. Namun tidak sesuai harapan ketika telah masuk. Hal ini menghubungkan kita terkait dengan masalah management waktu. Kita dianjurkan untuk mengatur rencana untuk melakukan sebuah/beberapa pekerjaan. Masalah kita hanya dalam waktu dan niat. Niat terbentuk, maka akan ada waktu yang tersedia untuk melaksanakan sebuah pekerjaan. Otak kita diberi kebebasan untuk berpikir. Banyak orang memikirkan rencana untuk melakukan beberapa pekerjaan. Rencana terpikirkan di kampus, sampai rumah lelah pun datang. Memang, banyak sekali kendala dalam perkuliahan. Ditambah kegiatan organisasi yang mengisi daftar menu pekerjaan. Lelah datang, pekerjaan tertunda, dan akhirnya menumpuk. Itulah hal yang sering terjadi di masa Perkuliahan. Selalu membuat coretan list di berbagai halaman kertas. Walaupun begitu, kita harus mempunyai target untuk melakukan sebuah pekerjaan. Jika tidak, pekerjaan tidak akan selesai dengan sendirinya. Selain itu, masalah yang sering timbul mengenai masalah catatan. Dosen selalu menampilkan Slide apa yang mereka terangkan. Menulis cepat adalah kemampuan yang harus dikuasai pada saat pembelajaran berlangsung. Namun biasanya sealau ada alternatif lain untuk menangkap sebuah catatan. Kamera. Mengambil objek catatan dan biasanya dibagikan ke sebuah grup perkumpulan. Haahh... tak tau harus ngomong apa lagi..Masalah yang terjadi dijalankan saja seperti kita membiarkan air sungai untuk mengalir. Selalu ada jalan di setiap permasalahan yang terjadi. Menyikapinya dengan tenang adalah salah satu kunci untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Tenang, Berpikir, dan Kerjakan.....
Nikmatilah Perjuangannya...
Rsakanlah Stressnya.... 

Sekiaaaan.... :)

http://uin-suka.ac.id/ Link Favorite :)


Cinta? WTF!

Sekali-kali ngomongin Cinta... :D :D Hampir setiap orang pasti pernah berpacaran (Tidak dengan diriku). Memang, cinta itu tidak berwujud tapi bisa kita rasakan. Karena cinta itu bukan benda padat yang mampu kita pegang. Cinta datang ketika kita telah mengenal objek yang kita Cintai. Tak kenal maka tak Cinta....
Cinta itu bukan mainan. Tapi sering, orang-orang mempermainkan Cinta sebagai alat. Merasakan Cinta harus dengan hati yang tulus dan ikhlas yang mana akan kita rasakan keseriusan, kemurnian dari Cinta itu sendiri. Dengan dan sangat mudahnya orang-orang berganti-ganti pasangan. Cinta itu bukan mainan. Aku sering merasakan Cinta, tapi tidak aku ungkapkan.Semakin mengenal maka semakin Cinta.
Namun, hati-hati dalam merasakan Cinta.
Karena Cinta, orang dapat menyakiti...
Karena Cinta, orang dapat tersakiti...
CINTA



Seputar Perpustakaan



Kota Jogja. Perpustakaan... Sebetulnya banyak Perpustakaan yang ada di Jogja ini, perpustakaan umum maupun perpustakaan khusus. Ditambah, di Indonesia telah diterapkan wajib adanya perpustakaan di setiap sekolah, ataupun mungkin di setiap instansi. Namun, banyak masyarakat Jogja yang belum mengenal perpustakaan yang ada di Jogja ini. Dari tulisan ini, saya akan mengenalkan beberapa perpustakaan yang ada di Jogja.
1.       BPAD Jogja (Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah)
Perpustakaan ini terletak di Jalan Malioboro 175. Perpustakaan ini merupakan salah satu perpustakaan umum yang ada di Jogja. Selain itu Perpustakaan ini juga sebagai arsip daerah. Sebetulnya ada beberapa unit BPAD yang ada di Jogja.
a.    Unit Badran I
Jl. Tentara Rakyat Mataram 4 Yogyakarta
b.   Unit Badran II
Jl. Tentara Rakyat Mataram No. 29 Yogyakarta
c.    Unit malioboro
Jl. Malioboro 175 Yogyakarta
Saya akan menceritakan sedikit penjelasan tentang BPAD unit Malioboro. Bangunan ini memiliki 2 lantai. Mengenai desain bangunan, tampak dari luar menurut saya kurang menarik karena terkesan biasa-biasa saja. Namun, setelah masuk kedalam, desain sangat menarik karena terkesan klasik dan tradisional. Di bagian lantai 1 terdapat meja informasi yang mana kita dianjurkan untuk mengisi buku tamu yang nantinya kita juga akan diberi kunci locker untuk menyimpan tas atau barang-barang lainnya. Kita juga harus menitipkan kartu identitas KTP/KTM sebagai izin untuk menggunakan layanan perpustakaan. Tidak hanya itu, di perpustakaan ini menyediakan locker untuk mengecharge handphone. Ini sebagai bukti bahwa perpustakaan peka terhadap kebutuhan masyarakat dan perpustakaan memberikan solusi terhadap penggunanya (pemustaka). Fasilitas yang ada di Unit Malioboro yaitu ada Layanan Yogyasiana, Layanan majalah dan surat kabar, layanan internet, dan layanan audio visual.


Tempat diskusi di lantai 1 memakai model Lesehan yang beralaskan kayu. Mengenai koleksinya, BPAD unit Malioboro memiliki majalah, buku-buku daerah, tabloid, dan surat kabar terbitan dulu, tahun 90-an. Untuk koleksi umumnya sudah dipindahkan di daerah dekat JEC. BPAD unit Malioboro juga memiliki koleksi buku jepang. Naik ke lantai 2, tempat diskusinya tidak kalah menarik dari lantai 1. Kesan klasik dan tradisional masih tersajikan. Terdapat meja diskusi panjang yang dapat digunakan oleh banyak orang. Di lantai 2 ini juga disediakan beberapa ruang untuk diskusi yang cukup untuk 3 orang. BPAD unit Malioboro juga menyediakan e-Libray yang mana berisikan surat kabar terbitan dulu. Teknologinya pun sudah menggunakan Touch Screen yang memberikan kenyamanan bagi para pengguna. Terkait dengan pengunjung, di BPAD ini lebih didominasi oleh kaum Mahasiswa. Menurut saya tempat ini sangat nyaman sebagai tempat diskusi maupun belajar.



2.       Perpusda/ Perpustakaan kota
Perpus Kota terletak di Jl. Suroto No. 9 Kotabaru Yogyakarta. Gedung ini memiliki 2 lantai. Banyak pelayanan yang disediakan oleh Perpus kota. Pelayanannya pun sangat menarik yang mana setiap pelayanan diberi nama dengan nama perempuan layaknya manusia. Ada layanan TAMARA, JAMILA, dan lain sebagainya. Perpus ini buka setiap hari dengan jam yang berbeda : Senin (15.30-20.00), Selasa s/d Kamis (08.00-20.00), Jumat s/d Minggu (09.00-20.00). Di bagian outdoor, terdapat Layanan Tamara (Taman Masyarakat Sambung Rasa). Ini merupakan tempat untuk menggunakan jaringan Wi-Fi yang difasilitasi dengan gazebo sebagai tambahan. Penggunaan Wi-Fi ini dapat diakses sampai jam 12 malam. Ada juga layanan khususnya seperti, Blind Corner : Diperuntukan untuk tuna netra agar memperoleh akses informasi yang lebih mudah, Bank Buku : untuk kita yang akan menyumbang buku, Digital Library : Ini bisa diakses oleh anggota perpustakaan menggunakan username dan password. Selain itu, Perpustakaan kota juga menyediakan layanan perpustakaan keliling, yang sasarannya ke sekolah tingkat TK dan SD. Untuk menggunakan layanan ini, pihak sekolah hanya menghubungi langsung ke perpustakaan kotanya dan menyerahkan Surat/proposal permohonan. Namun masyarakat umum juga bisa menggunakan layanan seperti ketika mengadakan acara atau lainnya. Mengenai koleksi sirkulasi, dperbolehkan meminjam buku maksimal 10 hari dan denda 200 rupiah kalau terjadi keterlambatan peminjaman. Perpus kota juga memfasilitasi Mushola, ruang pertemuan, ruang baca anak, dan lain-lain.

3.       Perpustakaan SD
Saya mengunjungi salah satu perpustakaan SD yang ada di jalan imogiri barat km-5, dekat rumah saya. SD Al-Amin Sinar Putih namanya. Perpustakaan SD untuk koleksinya lebih ke seputar buku-buku pelajaran. Perpustakaan Al-Amin Sinar Putih masih tahap pembangunan. Sebelumnya perpustakaan ini berada di lantai 1, dan dipindahkan ke lantai 2. Di perpustakaan ini juga terdapat ruang komputer. Perpustakaan ini masih belum tertata rapi. Untuk pelabelannya, masih terdapat tulisan tangan.